GLOBAL ART FORUM LOCA | SENI MENJEMBATANI DAN MEMBUKA RUANG KOLABORASI

seni membuka ruang kolaborasi



Global Art Forum Loca - LocaInstitute.com | Forum Seni : Seni Menjembatani dan Membuka Ruang KolaborasiDalam isu lingkungan, masyarakat modern kerap dihadapkan pada situasi paradoks. Di satu sisi kita semua sepakat bahwa menjaga alam agar tetap lestari adalah harga mati untuk menghalau malapetaka bagi umat manusia. Namun di sisi lain, pola hidup konsumtif kita juga meninggalkan jejak karbon yang mempunyai sumbangsih atas kerusakan alam itu sendiri. 

SENI MENJEMBATANI DAN MEMBUKA RUANG KOLABORASI


Kita juga kerap mengabaikan isu-isu besar seperti pemanasan global dan perubahan iklim, hanya karena kita tidak terkena dampaknya secara langsung. Namun cenderung melimpahkan kesalahan kepada negara sebagai representasi otoritas jika dampak itu hadir di sekitar kita. 

Otoritas tiap-tiap negara memang mempunyai andil yang sangat besar untuk keberlangsung alam yang lestari. Itu pula yang kemudian coba diakomodir dalam Paris Agreement, dimana 55 negara secara aklamasi akan mereduksi emisi karbonnya. 

Baca Juga :

 
Terkait hal di atas, ada jarak yang cukup signifikan antara pola konsumtif kita sebagai individu dengan aklamasi tiap-tiap negara dalam Paris Agreement. Hal itulah yang kemudian coba dijembatani oleh para perupa dalam pameran 30X30 “ART FOR THE EARTH”. 

Pameran 30X30 “ART FOR THE EARTH” akan menyajikan karya-karya yang berkutat pada “kenapa?” bukan “bagaimana?”. Dimana para perupa tidak akan melampaui kewenangannya untuk menepuk dada dan berkata “kami akan membuat dunia lebih baik,” namun mereka memutuskan untuk mengambil tanggung jawab dan merunut pertanyaan terkait kondisi bumi hari ini dan di sepuluh tahun mendatang lewat karya-karyanya. 




Kemampuan karya seni dalam memunculkan abstraksi dan cara-cara tidak lazim dalam menyikapi suatu peristiwa diharapkan mampu menggerakan, menyentuh dan menggugah pemikiran, keterlibatan, atau bahkan tindakan. Sasarannya tentu tiap-tiap individu dan para pemangku kepentingan.

Pameran 30X30 “ART FOR THE EARTH” juga membuka ruang kolaborasi antar pihak, baik itu para perupa dengan masyarakat, aktivis lingkungan, peneliti, pemerintah atau komunitas lainnya. 

Kolaborasi itu diharapkan bisa saling melengkapi kinerja satu sama lain, mengesampingkan ego dan fokus pada visi besar terkait kelestarian alam yang berkelanjutan.


(Penulis Rengga Satria)

0 Comments